Danau Sidenreng Makin Memprihatinkan


Kurangnya kesadaran lingkungan warga telah membuat danau Sidenreng amat memprihatinkan. Penangkapan ikan menggunakan aliran listrik dan bom juga menjadikan danau kian runyam.Belum lagi ulah nelayan dan masyarakat lain membuang limbah ke danau. Tak pelak lagi, kelestarian ekosistem danau pun terancam. Beberapa jenis ikan di danau itu pun mulai sulit ditemukan.

Selain itu, keberadaan danau yang sebelumnya memiliki luas 3.446 hektare itu, kini kian menyempit. Penyebabnya pendangkalan, tumbuhan air, dan akibat pergeseran lahan pemukiman serta pertanian.

Kondisi itu pun sudah dikhawatirkan Bupati Sidrap, HA Ranggong, saat melaksanakan restoking (penebaran benih ikan) di Danau Sidenreng, Selasa lalu. “Kalau dibiarkan terus, keindahan Danau Sidenreng bakal tinggal kenangan saja,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, bupati berharap semua pihak ikut prihatin dengan kondisi danau itu. Secara bersama-sama, melakukan perbaikan lingkungan di perairan sekitar.

Adapun penebaran benih ikan secara simbolis di danau yang terletak di Kelurahan Wette, Kecamatan Pancalautang, Sidrap itu sebanyak 122.500 ekor. Penebarannya dijadwalkan dua tahap. Sebanyak 245.000 benih direncanakan Agustus mendatang di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ir H Hartani Yunus menyebutkan, jenis benih ikan yang ditebar tersebut, berupa ikan mas, nila, dan tambakan. “Diharapkan dengan penebaran benih ikan tersebut masyarakat ikut mengawasi pelestarian ekosistem danau,” imbuhnya.
sumber: fajar

Advertisements

About Andio HP Saade

Blog ini kupersembahkan untuk semua saudara, teman, kerabat dan keluarga tentunya my bigboy is Bilal Andi Ramadhan View all posts by Andio HP Saade

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: