Syahrul Setuju Pelantikan Zain Tetap 28 Oktober


Parepare terpilih M Zain Katoe bersama wakilnya Sjamsu Alam sesuai
jadwal semula, yakni 28 Oktober mendatang di gedung DPRD setempat.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Partai Golkar Parepare Kaharuddin
Kadir, Senin (13/10), di kantor dewan setempat. Menurutnya, permintaan
dilantik 28 Oktober sesuai jadwal tahapan KPU sebelumnya, disampaikan
langsung Zain ke Syahrul.

"Hal itu disampaikan Zain kepada Pak Gub (Gubernur Syahrul Yasin
Limpo) di Gubernuran Makassar kemarin malam (12/10) ketika berkunjung
bersama Pak Ketua DPRD (Muhadir Haddade) sekitar pukul 21.30," kata
Kaharuddin.
Ditambahkan, karena pada awalnya tahapan pelantikan dijadwalkan 28
Oktober sehingga ia menilai hal itu tidak perlu lagi dibawa ke tingkat
panmus untuk dikonsultasikan.
Kahar mengatakan, ada beberapa alasan Zain meminta ia dilantik pada 28
Oktober nanti. "Beliau menginginkan tidak ada polemik yang muncul
terkait pelantikannya, sehingga beliau meminta agar pelantikan digelar
sesuai jadwal semula," ujarnya.
Selain itu, dikatakan Kaharuddin, pada 28 Oktober nanti merupakan hari
berkesan bagi pribadi Zain. Selain bertepatan dengan hari sumpah
pemuda, 28 Oktober itu, Zain pertamakalinya dilantik sebagai wali kota
pada period sebelumnya.
"Dan pada Tanggal 28 Oktober, beliau menikah dan bertepatan dengan
ulang tahun istri beliau," sebutnya.
Tidak Profesional
Sebelumnya, pihak panmus dewan setempat telah berkonsultasi dengan
Sekretaris Provinsi Sulsel Muallim dan pihak panmus mendapat
penyampaian dari Muallim jika gubernur tidak memiliki waktu melantik
pada 28 Oktober, kecuali antara 13-15 Oktober.
Sehingga, akhir pekan lalu, panmus kembali ke Parepare dengan
mengantongi kabar kesediaan gubernur melalui Muallim bahwa pelantikan
akan digelar 15 Oktober.
Mengenai kabar terakhir bahwa Zain-Sjamsu rupanya tetap akan dilantik
seperti jadwal semula yaitu 28 Oktober oleh gubernur, anggota panmus
DPRD Parepare Abd Rahman Saleh menyayangkan adanya pendapat berbeda
yang disampaikan pihak humas pemprov, sekprov, dan gubernur sendiri.
"Menurut saya, pihak pemprov, dalam hal ini humas pemprov dan
sekretaris provinsi tidak perofesional dalam memberi penjelasan
terkait pelantikan wali kota. Humas pemprov mengatakan tidak ada
pelantikan pada 15 Oktober sementara Sekprov mengaku Pak Gubernur
hanya punya waktu (melantik) antara 13-15 Oktober," tandasnya.
Belakangan, Gubernur Syahrul dikabarkan menyatakan langsung
kesediaannya melantik Zain Katoe pada 28 Oktober mendatang setelah
Syahrul dijumpai langsung oleh Zain dan Ketua DPRD Parepare Muhadir
Haddade di Makassar, Minggu (12/10) lalu.
Karena itu, pihaknya sebagai anggota panmus akan meminta ketua panmus
agar kembali mendatangi gubernuran dan menemui langsung gubernur
terkait pelantikan, agar tidak ada bias informasi yang berbeda seperti
yang disampaikan pihak humas dan sekprov.


suliandio7.blogspot.com

Advertisements

About Andio HP Saade

Blog ini kupersembahkan untuk semua saudara, teman, kerabat dan keluarga tentunya my bigboy is Bilal Andi Ramadhan View all posts by Andio HP Saade

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: