Daily Archives: May 30, 2009

Arsip Lontarak di Belanda

KEPALA Badan Arsip Nasional Sulsel, Ama Saing, mengungkapkan pemerintah Kerajaan Belanda tidak keberatan mengembalikan arsip-arsip kuno, Lontarak asal Sulsel yang disimpan di Belanda. Naskah itu lontarak, sejarah perjuangan, pahlawan dan pengetahuan Bugis Makassar itu bisa dikopi dalam bentuk CD dan soft file.

“Belanda tetap menyimpan naskah aslinya karena sudah rapuh, tetapi salinannya bisa diambil untuk dijadikan bahan penelitian sejarah atau melengkapi perpustakaan daerah,” katanya, terkait diskusi penulisan sejarah lokal di MakassarDi Sulsel ada 105 dari ribuan naskah kuno yang dimiliki perorangan yang sempat ditarik dari mereka. Kini ada 5.000 judul naskah lontarak yang dimiliki Badan Arsip Nasional Sulsel.


Jejak Bugis Makassar di Tanah Jawa Dalam Film

PENDAPAT yang menyebutkan bahwa bangsa Indonesia lahir berkat perjuangan etnis tertentu adalah keliru. Bangsa ini lahir dari pergolakan multietnis yang tersebar di seluruh Nusantara. Orang Bugis Makassar sedikit banyak telah memberi andil eksistensi sejumlah kerajaan di Nusantara.Salah satunya Kerajaan Mataram yang juga dikenal sebagai Kerajaan Yogyakarta. Namun cerita ini masih kurang yang tahu. Sama halnya masih minimnya yang tahu bahwa darah Bugis-Makassar juga dalam tubuh dr Wahidin Sudirohusodo, pelopor Budi Utomo.Fakta tersebut mengungkap betapa etnis Bugis Makassar yang tersohor sebagai pelaut ulung sekaligus perantau ulung telah melahirkan tokoh yang berperan dalam sejarah berdirinya bangsa Indonesia.

Sepenggal jejak manusia Bugis di Pulau Jawa tersebut bisa dilihat dalam film epik Diaspora Bugis Makassar dan Kebangkitan Nasional (DBMKN) yang diproduksi Masyarakat Sejarawan Indonesia dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI.Film DBMKN tersebut dipertontonkan di Ruang Rapat A, Gedung Rektorat Unhas, Tamalanrea, Makassar, Rabu (27/05). Sejumlah dosen, mahasiswa, dan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik di Makassar, termasuk penulis, ikut menyaksikan penayangan film ini.Kepala Badan Sensor Film Indonesia (BSFI) Dr Mukhlis Paeni juga ikut nonton sekaligus membedah film ini.Film berdurasi 23 menit itu berusaha merekam jejak Bugis Makassar di Tanah Jawa melalui karakter Karaeng Dg Naba dan Karaeng Galesong.Penelusuran genetis dr Wahidin Sudirohusodo itu berawal pada bangsawan Bugis Makassar, Karaeng Daeng Naba yang mengembara ke Jawa setelah Kerajaan Gowa takluk pada Kompeni Belanda di tahun 1669.Di Jawa, Daeng Naba terlibat dalam intrik perebutan kekuasaan antara Trunajaya melawan Mataram, yang mengantarkan Daeng Naba pada posisi negosiator antara pasukan Trunajaya, Madura, dan Karaeng Galesong. Daeng Naba mengupayakan agar di medan pertempuran nanti pasukan Trunajaya, Madura, dan Karaeng Galesong tidak berhadapan dengan pasukan Mataram melainkan berhadapan dengan pasukan kompeni. Eksistensi Kerajaan Mataram hingga saat ini, sedikit banyak Daeng Naba telah memberikan andilnya. (suryana anas)


Kini,Chating di Facebook bisa di Blog

Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School diluncurankan pertama kali pada 4 februari dan awalnya hanya untuk siswa Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.Sekarang, anda bisa langsung chating melalui program javascriptkit tanpa harus membuka situs terlebih dahulu. Selamat mencoba!