Arsip Lontarak di Belanda


KEPALA Badan Arsip Nasional Sulsel, Ama Saing, mengungkapkan pemerintah Kerajaan Belanda tidak keberatan mengembalikan arsip-arsip kuno, Lontarak asal Sulsel yang disimpan di Belanda. Naskah itu lontarak, sejarah perjuangan, pahlawan dan pengetahuan Bugis Makassar itu bisa dikopi dalam bentuk CD dan soft file.

“Belanda tetap menyimpan naskah aslinya karena sudah rapuh, tetapi salinannya bisa diambil untuk dijadikan bahan penelitian sejarah atau melengkapi perpustakaan daerah,” katanya, terkait diskusi penulisan sejarah lokal di MakassarDi Sulsel ada 105 dari ribuan naskah kuno yang dimiliki perorangan yang sempat ditarik dari mereka. Kini ada 5.000 judul naskah lontarak yang dimiliki Badan Arsip Nasional Sulsel.

Advertisements

About Andio HP Saade

Blog ini kupersembahkan untuk semua saudara, teman, kerabat dan keluarga tentunya my bigboy is Bilal Andi Ramadhan View all posts by Andio HP Saade

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: