Tribun-timur.com – Guru TK Dijambret, SK Ikut Melayang


Nasib sial menimpa guru TK TPA Al Furqan, Kota Parepare, Sumarni dan Sri Wahyuni. Mereka dijambret ketika berboncengan sepeda motor di Jl Mattirotasi, Parepare, Selasa (23/6) pagi.

Keduanya menceritakan, kejadiannya sekitar pukul 08.00 wita. Ketika itu, mereka sedang dalam perjalanan menuju sekolah tempat mengajar mereka di Jl Matahari, Parepare.
Hal ini terungkap saat Sumarni dan Sri Wahyuni “melaporkan” peristiwa yang menimpanya itu di kantor Radio Mesra FM Parepare.
Sumarni yang warga Lingkungan Pekka’e, Kelurahan Lumpue, menjadi korban dalam kejadian ini. Tasnya yang berisi uang dan sejumlah surat-surat penting dibawa kabur penjambret.
Dalam surat itu terdapat uang sekitar Rp 700 ribu, surat keputusan (SK) honorer, surat izin mengemudi (SIM), dan kartu tanda penduduk (KTP).
Sumarni mengemukakan, enggan melapor ke polisi karena tidak ingin prosesnya panjang dan merepotkan dirinya.
Korban berharap, kejadian yang menimpanya dapat disiarkan dan tasnya bisa kembali, termasuk surat-surat berharga, terutama SK honorer tersebut.
Menurutnya, sebelum kejadian, ada pengendara motor yang membuntuti mereka. Pengendara ini diduga sudah mengikuti mereka sejak dari Lumpue dan beraksi saat keadaan sunyi.

“Orangnya tiba-tiba muncul dari arah belakang dengan memakai jaket hitam dan helm yang menutupi wajahnya. Motor yang dipakai pelaku adalah Jupiter MX warna merah marun tanpa pelat nomor polisi,” terangnya.

Advertisements

About Andio HP Saade

Blog ini kupersembahkan untuk semua saudara, teman, kerabat dan keluarga tentunya my bigboy is Bilal Andi Ramadhan View all posts by Andio HP Saade

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: