Tribun-timur.com, DPRD: Tarik Kompor Minyak Tanah


Dari Warga Penerima Tabung dan Kompor Gas GratisKomisi I DPRD Kota Parepare berharap pemerintah setempat meminta kompor minyak tanah milik warga yang menerima tabung gas 3 kg dan kompor gas gratis, dalam program konversi minyak tanah ke gas.Hal itu dikemukakan anggota Komisi I DPRD Parepare, Yangsmid Rahman, di ruang kerjanya, Kamis (12/11).Menurutnya, saat warga menerima tabung gas 3 kg dan kompor gas pembagian tersebut, maka saat itu pula diharuskan menyerahkan kompor minyak tanah miliknya.”Ini kan konversi minyak tanah ke gas Elpiji, bukan pembagian tabung dan kompor gas gratis. Sehingga seharusnya, saat pembagian tabung 3 kg dan kompor gas itu, maka warga juga menyerahkan kompor minyak tanah miliknya,” paparnya.Menurut legislator Partai Demokrat ini, aturan konversi minyak tanah ke gas elpiji memang seperti itu, yaitu warga penerima menggunakan kompor minyak tanah.Apalagi menurut Yangsmid, minyak tanah bersubsidi akan segera ditiadakan mulai 14 November. Akan dialihkan menjadi bentuk kemasan.Memang masih ada minyak tanah non-subsidi, namun jumlahnya terbatas sehingga harganya mahal.

Wakil Ketua Komisi A, Nurhanjayani, menambahkan, pada pembagian yang lalu, masih banyak warga miskin yang belum menerima tabung gas 3 kg dan kompos gas gratis itu. Misalnya di Kelurahan Lumpue.”Karena itu, kita harapkan kedepan, pemkot melakukan pendataan ulang dan memastikan warga ini menggunakan kompor minyak tanah atau kayu bakar,” katanya. Legislator Demokrat ini khawatir, jika ada pembagian tahap kedua, calon penerima tidak mau menyerahkan kompor minyak tanahnya. Sebab, mereka mengacu pada pembagian sebelumnya.
Advertisements

About Andio HP Saade

Blog ini kupersembahkan untuk semua saudara, teman, kerabat dan keluarga tentunya my bigboy is Bilal Andi Ramadhan View all posts by Andio HP Saade

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: