Taubat Nasuha


PENGERTIAN:
TAUBAT NASHUHA adalah kembalinya seorang hamba kepada Allah Ta’ala, tidak ada sekutu bagi-Nya dari dosa yang pernah ia lakukan karena sengaja atau lupa dengan kembali secara benar, ikhlas, percaya, dan berhukum dengan ketaatan yang akan mengantarkan hamba tersebut kepada kedudukan para wali Allah yang bertakwa serta menjauhkan antara ia dengan jalan-jalan syaitan.

LANGKAH-LANGKAH TAUBAH:
1. Ingat Allah/Menyesal 2. Mohon ampun 3. Tidak mengulanginya lagi (Qs.al-‘Imran[3]:135) 4. Mengganti perbuatan maksiat dgn ketaatan (Qs. Hud[11]:114) 5. Minta maaf bila berhubungan dgn hak manusia.

HUKUM TAUBAT:
Hukum Taubat adalah “Wajib” 1. Firman Allah Ta’ala (Qs.An-Nur[24]:31, at-Tahrim[66]:8 dan Hud[11]:90) 2. Sabda Nabi “Wahai sekalian manusia bertaubatlah kalian kepada Allah, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah seratus kali dalam sehari.”(HR. Bukhari Muslim) 3. Ijma’ Imam al-Qurthubi dlm al-Jaami’ li Ahkaamil Qur’aan (V/90), “Umat telah sepakat taubat adalah kewajiban

KENAPA BERTAUBAT?
Kenapa Bertaubat? sebab tidak manusia yang tdak berdosa. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Setiap anak Adam adalah bersalah dan sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang mau bertaubat.”(HR. at-Tirmidzi, Ahmad, al-Hakim dan Ibnu Hibban dari Anas Ra)

GAMBARAN DOSA:
“Sesungguhnya apabila seorang mukmin melakukan dosa, maka akan terjadi bintik hitam di dalam hatinya. Jika ia bertaubat dan melepaskan dosa tersebut serta beristighfar, maka hatinya akan dibersihkan. Namun, jika ia menambah dosanya, maka bintik hitam tersebut pun akan bertambah hingga menutupi hatinya. Maka itulah yang dimaksud dengan raan (karat)’. [Qs.Al-Muthaffifin[83]: 14].”

ANJURAN BERTAUBAT:
Allah Ta’ala brfrman:”Maka jika mereka bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengadzab mereka dengan adzab yang pedih di dunia dan di akhirat dan mereka sekali-kali tidak mempunyai seorang pelindung dan penolong pun di muka bumi.” (Qs.At-Taubah[9]: 74) juga lihat Qs.al-Maidah[5]:74

PINTU TAUBAT SELALU TERBUKA:
1. Allah memerintahkan untuk bertaubat (Qs.az-Zumar[39]:54) 2. Allah berjanji akan menerima taubat hamba-Nya walau berapa pun dosa yg pernah dilakukannya (Qs.as-Syura[42]:25, an-Nisa'[4]:110) 3. Allah memperingatkan agar tdk berputus asa dari rahmat-Nya (Qs.az-Zumar[39]:53, al-Maidah[5]:74)

KEUTAMAAN TAUBAT:
1. Taubat sebab mendapatkan kemenangan (Qs. an-Nur[24]:31) 2. Dosa-dosa akan terhapus (Qs.az-Zumar[39]:53, at-Tahrim[66]:8) 3. Dengan taubat semua kejelekan yang pernah dilakukan diganti dengan kebaikan (Qs.al-Furqan[25]:70) 4. Taubat sebab mendapatkan kenikmatan yang baik (terus-menerus) (Qs. Hud[11]:3) 5. Taubat sebab turunnya hujan lebat, bertambahnya kekuatan, serta banyaknya harta dan keturunan (Qs.Hud[11]:52, Nuh[71]:10-12) 6. Allah mencintai orang yang bertaubat (Qs.al-Baqarah[2]:222) 7. Allah bergembira dengan orang yang bertaubat (HR. Bukhari 6308, Muslim 2744) 8. Taubat akan memberikan pengaruh positif 9.dll

PEMBAGIAN DOSA:
Ibnul Qayyim berkt: “Al-Qur’an, as-Sunnah, ijma’ para Shahabat, Tabi’in, dan imam yang empat mengatakan bahwa dosa itu terbagi menjadi dua, yaitu dosa beasr dan dosa kecil”. (al-Jawaabul Kaafi hal.306). sebagaimana firman Allah Ta’ala (Qs.an-Nisa'[4]:31)

DOSA BESAR: Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dosa besar adalah syirik kepada Allah, durhaka kepada kedua orang tua, membunuh jiwa yang diharamkan Allah, dan melakukan sumpah palsu.” (HR.Bukhari no. 6656)

KLASIFIKASI DOSA:
1.Dosa Mulkiyyah/Rububiyyah disebabkan seseorang hamba melakukan suatu perbuatan yang tidak pantas berupa meniru sifat Rububiyyah Allah, seperti takabur, bangga, angkuh, sombong, dll. 2. Dosa Syaithaniyyah. apabila pada diri seorang hamba terdapat kemiripan dgn perbuatan syaitan, seperti hasad, aniaya, menipu, makar, maksiat. 3. Dosa Sabu’iyyah (berperangai seperti binatang buas)akan mengakibatkan kemarahan, pertumpahan darah, kedengkian, menindas bagi orang yang lemah, dll 4. Dosa Bahiimiyyah (berperangai seperti binatang) akan muncul kejahata; kebengisan, nafsu yang diperturutkan, kikir, bakhil, rakus, dll (‘Ajaa-ibul Qalbi wa Ghawaa-ilihi)

KESALAHAN DALAM BERTAUBAT:
1. Menunda-nunda taubat 2.Lalai dari taubat merupakan salah satu dosa yang tidak disadari oleh seorang hamba 3. Tidak mau taubat karena khawatirakan; kembali mengerjakan dosa lagi 4. khawatir terhadap celaan orang lain 5. Khawatir kedudukan dan kewibawaanya jatuh, dan ketenarannya sirna 6. Terbiasa melakukan dosa karena mengandalkan keleluasaan rahmat Allah Ta’ala 7. Tertipu dengan ketetapan Allah yang membiarkan para pelaku maksiat 8. Berputus asa dari rahmat Allah 9. Putus asa dari taubatnya pelaku maksiat 10. Bergembira di atas orang-orang yang mendapat ujian 11. Berhujjah (berdalil) dengan takdir terhadap perbuatan maksiat yang dilakukan dan ketaatan yang ditinggalkan 12. Taubat para pembohong 13. Kurangnya perhatian terhadap mereka yang telah bertaubat 14. Kelalaian manusia terhadap taubat (Cara Bertaubat mnrt al-Qur’an dan as-Sunnah, Syaikh Muhammad Ibrahim al-Hamd. Pustk Imam asy-Syafi’i hal.71-130)

PERKARA YANG DAPAT MEMBANTU BERTAUBAT:
1. Ikhlas dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah Ta’ala 2. Hati yang penuh dengan kecintaan terhadap Allah Ta’ala 3. Mujahadah (bersungguh-sungguh) 4. Pendek angan-angan dan banyak mengingat akhirat 5.Pengetahuan 6. Menyibukkan diri dgn hal-hal yang bermanfaat serta menjauhi kesenangan menyendiri dan menganggur. 7. Menjauhi perangsang kemaksiatan dan hal-hal yang dapat mengingatkan hati kepadanya 8. Menundukkan pandangan 9. Bergaul dengan orang-orang baik 10. Menjauhi orang-orang yang tidak baik 11. Memikirkan akibat sebelum bertindak 12. Meninggakan ‘Awaa-id (senang thdp ketenangan dan suasana santai, ..) 13. Meninggalkan ketergantungan 14. Memperbaiki ide dan pemikiran 15. Mengingat manfaat meninggalkan dosa dan maksiat 16. Mengingat bahwa kesabaran thdp hawa nafsu lebih mudah drpd kesabaran thdp apa yang akan diakibatkan oleh hawa nafsu 17. Mengingat bahaya yang diakibatkan karena dosa dan maksiat 18. Do’a 19. Rasa malu 20. Jiwa yang mulia, kuat dan tegar 21.Mengadukan kpd orang yg mau bantu

Advertisements

About Andio HP Saade

Blog ini kupersembahkan untuk semua saudara, teman, kerabat dan keluarga tentunya my bigboy is Bilal Andi Ramadhan View all posts by Andio HP Saade

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: