PEMBAGIAN SYIRIK


Oleh: Uthia Khaerani
Berkata Ibnu Qayyim rahimahullah, “Adapun kesyirikan, ia ada dua macam;akbar dan ashghar. Syirik akbar tidaklah diampuni oeh Allah kecualidengan bertaubat darinya. Syirik akbar itu adalah membuat tandingan(bagi Allah) dari selain Allah, ia mencintainya sebagaimana iamencintai Allah”.

Syirik Akbar:
Syirik akbar itu adalah membuat tandingan (bagi Allah) dari selain Allah, ia mencintainya sebagaimana ia mencintai Allah”.

Syirik Akbar (besar) ada dua macam:
a.Zhahirun Jaliyyun (Jelas dan terang)
Penyembahan, pengagungan, dan kecintaan kepada selain Allah , berupan:
Nama Thaghut Dasar

1. Jin Qs.Jin[72]:6
2. Berhaala Qs. al-A’raf[7]:191, 194-195
3. Manusia Qs. al-Imran[3]:64, at-Taubah[9]:31
4. Hawa nafsu Qs. al-Furqan[25]:43, al-Jatsiyah[45]:23
5. Aturan selain Allah Qs. an-Nisa'[4]:60-61, al-A’raf[7]:54
6. Batu, hewan, matahari, binatang, dll Qs.al-Baqarah[2]:30, al-A’raf[7]:179

b.Bathinun Khafiyyun (Tersembunyi dan samar)
Sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa Sallam bersabda:
أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِمَاهُوَ أَخْوَفُ عَلَيْكُمْ عِنْدِى مِنَالْمَسِيْحِ الدَّجَالِ؟ قَالُوْا: بَلَى يَارَسُوْلُاللهِ. قَالَ:الشِّرْكُ الْخَفِيُّ , يَقُوْلُ الرَّجُلُ فَيُصَلِّي فَيُزَيِّنُصَلاَتُهُ لِمَايَرَى مِنْ نَظَرِ الرَّجُلِ إِلَيْهِ

“Maukah kamu aku beritahukan apa yang paling aku takutkan (menimpa)kamu lebih dari (takutku atasmu) terhadap Al-Masih ad-Dajjal? Mereka(Para Shahabat) menjawab: Mau, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: (iaitu adalah) syirik khafiy (syirik yang tersembunyi), bahwa seseorangberdiri, lalu shalat, kemudian ia membaguskan shalatnya, karena iamelihat ada orang yang sedang memperhatikannya”. (HR. Ahmad dalamal-Musnad, dari Abi Sa’id al-Khudriy ra)

Yang Termasuk syirik Khafiyyun antara lain:
a. Berdo’a dan Memohon Pertolongan kepada selain Allah, misalnya kepada orang yang telah mati.

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman:
Ingatlah, Hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik).dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kamitidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepadaAllah dengan sedekat- dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan diantara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. SesungguhnyaAllah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.(Qs.az-Zumar[39]:3).

Ath-Thabrani, dengan menyebutkan sanad-nya, meriwayatkan bahwa: “Pernahterjadi pada zaman Nabi Shallallahu ‘alahi wa Sallam ada seorangmunafik yang selalu mengganggu orang-orang mukmin, maka berkatalahsalah seorang di antara mereka: “Marilah kita bersama-sama istighatsahkepada Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa Sallam supaya dihindarkan daritindakan orang munafik ini”. Ketika itu, bersabda Nabi Shallallahu’alahi wa Sallam:
إِنَّهُ لاَ يُسْتَغَاثُ بِى وَإِِنَّمَا يُسْتَغَاثُ بِاللَّهِ
“Sesungguhnya tidak boleh istighatsah kepadaku, tetapi istighatsah itu seharusnya hanya kepada Allah saja”.

Menurut Ibnu Qayyim rahimahullah, penyebab syirik tidak jelas yaitu:
1. Manusia tidak menganggap do’a, meminta pertolongan, dan memintabantuan kepada orang yang telah dikubur sebagai ibadah. Mereka mengirabahwa ibadah hanya sebatas pada ruku’ sujud, shalat, puasa, danlain-lain. Padahal ruh ibadah adalah do’a. Rasulullah Shallallahu’alahi wa Sallam bersabda:
الدُّعَاءُ هُوَ العِبَادَةُ “Do’a adalah Ibadah”. (HR. at-Tirmidzi)

2. Mereka berkata: “Kami tidak menyakini bahwa mayit tempat kamimemohon dan meminta bantuan sebagai sesembahan atau tuhan, justru kamimenyakini bahwa mereka adalah makhluk seperti kita, akan tetapi merekaadalah perantara antara kami dengan Allah dan pemberi syafaatdisisi-Nya.

Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darahpalsu. Ya’qub berkata: “Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandangbaik perbuatan (yang buruk) itu; Maka kesabaran yang baik Itulah(kesabaranku. dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadapapa yang kamu ceritakan.” (Qs. Yusuf[12]:18).

b. Menjadikan selain Allah sebagai Pemilik Hak pembuat Syari’at
Pemberian wewenang membuat undang-undang secara absolut oleh sebagianmanusia kepada individu atau kelompok, baik untuk kepentingan merekaatau orang lain. Dengan hak itu mereka:

1. Menghalalkan dan mengharamkan sesuai dengan kehendak mereka.
Sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa Sallam bersabda:
” Betul, … Sesungguhnya mereka mengharamkan yang halal dan menghalalkanyang haram, lalu mereka mengikutinya, itulah penyembahan kepadamereka”. (HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Jarir)

2. Mereka menetapkan berbagai hukum dan aturan yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits. Allah Ta’ala berfirman:
Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini,niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. mereka tidak lainhanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalahberdusta (terhadap Allah). (Qs.al-An’am[6]:116).

3. Menetapkan metodologi dan pola pikir, yang tidak diizinkan Allah danbertolak belakang dengan syari’at-Nya. Allah Ta’ala berfirman:
Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yangmensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? sekiranyatak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka Telahdibinasakan. dan Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akanmemperoleh azab yang amat pedih. (Qs. Asy-Syura[42]:21).

Syirik Khafiy dapat masuk pada syirik Akbar , seperti Syirikorang-orang munafik, karena mereka menyembunyikan akidah mereka yangbatil; dan menampakkan ke-Islaman mereka, atas dasar riya’ dan takutatas kepentingan diri mereka. Sebagimana Allah Ta’ala berfirman dalamQs. An-Nisa[4]:142-143.

Advertisements

About Andio HP Saade

Blog ini kupersembahkan untuk semua saudara, teman, kerabat dan keluarga tentunya my bigboy is Bilal Andi Ramadhan View all posts by Andio HP Saade

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: