Etika Berkata


WORDPRESS

Oleh Ade Muzaini Aziz MA

Kalimah thayyibah atau perkataan yang baik merupakan perkataan yangdirestui oleh Allah SWT (QS Ibrahim [14]: 24-25). Ia punya akarkebenaran yang kuat dan menimbulkan maslahat bagi umat; laksana pohonyang subur, rimbun, dan berbuah lebat.

Di dalam Alquran, setidaknya disebutkan ada tujuh jenis perkataanyang sesuai dengan ajaran Islam. Pertama, qawlun ma’ruf (perkataan yangbaik). Perkataan jenis ini identik dengan kesantunan dan kerendahanhati. Alquran mensinyalir bahwa mengucapkan qawlun ma’ruf lebih baikdaripada bersedekah yang disertai kedengkian (QS Albaqarah [2]: 263).Kedua, qawlun tsabit (ucapan yang teguh). Perkataan ini punyaargumentasi yang kuat serta dilandasi keimanan yang kokoh. Tidak adakeraguan yang menyelimutinya.

Kezaliman yang nyata patut dihadapidengan perkataan jenis ini (QS Ibrahim [14]: 27).
Ketiga, qawlun sadid (perkataan yang benar). Tiada dusta dankebatilan dalam ucapan ini. Kata sadid berasal dari sadda yang berartimenutup, membendung, atau menghalangi. Qawlun sadid yang diucapkanberfungsi untuk mencegah terjadinya kemungkaran dan kezaliman. Buktiketakwaan seorang Mukmin di antaranya gemar mengucapkan perkataan ini(QS Al-Ahzab [33]: 70).
Keempat, qawlun baliqh (ucapan yang efektif dan efisien). Ini adalahjenis ucapan yang cermat, padat berisi, mudah dipahami, dan tepatmengenai sasaran alias tidak ngelantur . Tipe perkataan seperti iniakan berpengaruh kuat bagi pendengarnya (QS Annisa [4]: 63).
Kelima, qawlun karim (perkataan yang mulia). Ia adalah tutur katayang bersih dari kecongkakan dan nada merendahkan atau meremehkan lawanbicara. Terdapat semangat memuliakan, menghormati, dan menghargaiterhadap lawan bicara dalam qawlun karim tersebut (QS Al-Isra [17]: 23).
Keenam, qawlun maysur (ucapan yang layak dan pantas). Maysur artiasalnya adalah yang memudahkan. Ucapan ini mengandung unsur memudahkansegala kesukaran yang menimpa orang lain, dan menghiburnya gunameringankan beban kesedihan (QS Al-Isra [17]: 28).
Ketujuh, qawlun layyin (tutur kata yang lemah lembut). Kelembutandiharapkan dapat menundukkan kekerasan, sebagaimana air dapatmemadamkan api. Inilah pesan Allah kepada Nabi Musa dan Nabi Harunketika keduanya hendak menghadap Firaun yang lalim (QS Thaha [20]: 44).
Rasulullah SAW pun mengingatkan, ”(Muslim terbaik) ialah yangorang-orang Muslim lainnya selamat dari (bahaya) lisan dan tangannya(perbuatannya).” (HR Bukhari dan Muslim). Semoga lisan, tulisan, dantindakan kita, senantiasa sesuai dengan tuntunan Ilahi dan para nabi,amin.

Advertisements

About Andio HP Saade

Blog ini kupersembahkan untuk semua saudara, teman, kerabat dan keluarga tentunya my bigboy is Bilal Andi Ramadhan View all posts by Andio HP Saade

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: