Cara Kerja Hipnotis


Ketika Kata-kata Bisa Menghanyutkan

Tertangkapnya Selly, yang diduga menipu beberapa orang, yang bahkan baru dikenalnya, hampir bersamaan dengan tertangkapnya Malinda Dee. Berbeda sedikit dengan Selly, yang tak punya predikat apa pun yang berkaitan dengan perusahaan besar, Malinda lebih heboh lagi. Sebagai Relationship Manager Citibank, Malinda disangkakan berhasil menggelapkan dana nasabah Citibank bahkan hingga hampir Rp 90 miliar.

Melihat tampilan Selly maupun Malinda, yang cantik, lembut, dan jauh dari kesan “berbahaya”, muncul pertanyaan, apa yang mereka lakukan hingga korban tak merasa bahwa mereka sedang digiring menuju kebangkrutan? Hipnotis? Belum tentu. Yang pasti mereka memang punya kemampuan untuk bermanis kata dan bersilat lidah sehingga korban merasa apa pun yang mereka keluarkan dari saku dan rekening mereka adalah demi keuntungan mereka sendiri.

Dengan pesona dan kemampuan berbicara mempengaruhi alam bawah sadar korban, orang-orang seperti Selly dan Malinda mampu membuat orang bertekuk lutut dan menuruti apa yang mereka lakukan. Di luar sana, begitu banyak orang-orang seperti Selly dan Malinda yang dapat disebut memiliki kemampuan bermain kata dan pesona untuk mendapat apa yang mereka inginkan. Pertanyaannya kemudian, bagaimana cara menghadapi orang-orang demikian di sekitar kita? Apakah kemampuan mensugesti orang lewat kemampuan berbicara ini juga bisa digunakan untuk hal-hal positif juga? Berikut ini laporan Tempo tentang misteri seni berbicara untuk mempengaruhi orang lain tersebut. UTAMI WIDOWATI | HADRIANI P | DIAN YULIASTUTI

Cara Kerja Hipnotis

Hipnotis adalah seni berkomunikasi dengan alam pikiran bawah sadar orang yang dihipnotis (subyek).

  1. Pikiran manusia terbagi atas pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.
  2. Fungsi utama pikiran sadar adalah mengenali informasi yang masuk dari pancaindra, membandingkannya dengan memori, menganalisis, dan memutuskan respons spesifik terhadap informasi tersebut.
  3. Fungsi pikiran bawah sadar adalah memproses kebiasaan, perasaan, memori permanen, kepribadian, intuisi, kreativitas, dan keyakinan.
  4. Antara pikiran sadar dan bawah sadar terdapat pemisah yang dinamakan faktor kritis (critical factor), yang melindungi pikiran bawah sadar dari ide, informasi, sugesti, atau bentuk pikiran lain yang bisa mengubah program pikiran yang sudah tertanam.
  5. Penghipnotis mem-bypass faktor kritis sehingga ia bisa langsung berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar subyek. Menembus faktor kritis ini dilakukan dengan teknik induksi.
  6. Teknik induksi adalah cara membuat pikiran sadar subyek sibuk, lengah, bosan, bingung (tidak memahami), atau lelah sehingga pintu gerbang menuju pikiran bawah sadarnya terbuka atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
  7. Penghipnotis memasukkan sugesti baru ke pikiran bawah sadar subyek.

RENNY | OBGYNHIPNOTERAPI.COM

Tip Menghindari Gendam

Kejahatan gendam (penipuan) berbeda dengan hipnotis. Beberapa sumber menyebut gendam sebagai ilmu untuk memaksakan kehendak dengan kekuatan mistik tertentu, sehingga korban seketika itu juga menuruti apa saja keinginan si pemilik ilmu gendam. Sedangkan hipnotis hanya bisa dilakukan kepada seseorang jika subyek bersedia mengikuti instruksi penghipnotis. Penghipnotis tidak bisa memaksakan kehendaknya kepada subyek. Berikut ini tip untuk menghindari kejahatan gendam.

  1. Percaya dan yakin sepenuhnya bahwa kejahatan gendam tidak akan mempan kepada orang yang menolaknya.
  2. Curigai dan bersikap penuh hati-hati kepada orang yang baru dikenal dan berusaha mendekati Anda karena seluruh proses gendam merupakan teknik komunikasi yang sangat persuasif.
  3. Waspadalah terhadap orang yang menepuk Anda dan hindari dari percakapan yang mungkin terjadi. Segeralah pindah dari tempat itu dan alihkan perhatian Anda ke tempat lain.
  4. Sibukkan pikiran Anda dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat Anda sedang sendirian di tempat umum. Sebab, pada saat bengong, pikiran bawah sadar terbuka sangat lebar dan mudah untuk tersugesti.
  5. Waspadai rasa mengantuk, mual, pusing, atau dada sesak yang tiba-tiba secara tak wajar karena mungkin saat itu ada orang yang berusaha melakukan pemaksaan telepati. Niatkan untuk membuang seluruh energi negatif itu ke bumi, cukup dengan berdoa menurut agama Anda.
  6. Bila Anda atau kerabat memiliki kebiasaan “latah”, usahakan untuk selalu ditemani bila bepergian. Latah adalah suatu kebiasaan membuka pikiran bawah sadar untuk mengikuti perintah.
  7. Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni Anda tanpa suatu hal yang jelas dan pergilah ke tempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan.
  8. Jika Anda mulai merasa memasuki suatu kesadaran yang berbeda, segeralah perintahkan diri Anda agar sadar dan normal kembali, dengan meniatkan, “Saya sadar dan normal sepenuhnya!”

RENNY | BERBAGAI SUMBER


Berbagai Kasus Hipnotis

Dalam dua tahun terakhir ini, cukup banyak kasus penipuan atau perampokan dengan modus hipnotis. Ada yang diduga menggunakan pesona dalam memainkan kata-kata sehingga korban terpikat. Namun modus yang paling sering muncul ketika seseorang menerima panggilan telepon seseorang atau diminta seseorang untuk menyerahkan barang berharga, mentransfer sejumlah uang tanpa dia bisa menolaknya. Beberapa kasus itu:

  1. 4 Februari 2010, Pengusaha garmen Ng Tjiat Fan alias Fani, 55 tahun, warga Taman Pluit Kencana Dalam, Penjaringan, Jakarta Utara. Dia dihipnotis seseorang saat keluar rumah dan kehilangan Rp 446 juta dari tabungannya.
  2. 6 April 2011, Kurniati, Suliana, dan belasan warga Jambi dihipnotis dua turis Cina. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Mereka mengaku berkenalan, diajak bicara dalam bahasa Cina dan ditawari bisnis.
  3. 7 April 2011, Lian Febriani, 26 tahun, pegawai negeri di bagian tata usaha Direktorat Bandar Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, dikabarkan hilang lalu ditemukan dalam kondisi lupa ingatan di Bogor. Lian dikabarkan dicuci otaknya untuk mengikuti organisasi NII. Menurut hypnotherapist Mardigu W.P. dalam enam bulan menangani 11 pasien serupa.
  4. 2 April 2008, Erlina, 40 tahun, warga Palembang, dihipnotis seseorang melalui ponselnya. Dia diberi tahu akan mendapat bantuan Rp 20 juta, tetapi di ATM dia malah mentransfer uang sebanyak Rp 19 juta.
  5. 5 Agustus 2010, Perampokan dengan modus hipnotis oleh kelompok warga Turki dan Iran. Mereka menghipnotis para karyawan minimarket dan supermarket untuk menyerahkan uang di kasir. Mereka menggasak puluhan juta rupiah di beberapa supermarket dan minimarket di Jakarta dan Lampung. Kelompok ini ditangkap di Kemayoran.
  6. 6 September 2010, Putri Indonesia Qory Sandioriva dikabarkan kabur dari rumah karena dihipnotis dan mengikuti aliran sesat.
  7. 4 Maret 2010-Maret 2011, Tersangka penipuan di melalui situs jejaring sosial Selly Yustiawati, 29 tahun, ditangkap. Selly diduga menipu sejumlah orang dengan mengajak berbisnis dan meminjam uang kepada korbannya untuk alasan bisnis.
  8. Awal April 2011, Kasus dugaan penggelapan dana nasabah Citibank oleh Malinda Dee. Diduga Malinda menggunakan pesona atau pengaruhnya untuk mempengaruhi para nasabahnya. Menurut konsultan hypnotherapy Dewi Yogo Pratomo, pada kasus Selly dan Malinda bukanlah menggunakan hipnotis, melainkan kepandaian kedua orang ini untuk membujuk atau merayu dan berkomunikasi lawan bicaranya.

DIAN YULIASTUTI | BERBAGAI SUMBER


Jenis-jenis Hipnotis

Belakangan ini, kata-kata hipnotis, gendam, dan cuci otak kembali hangat dan menjadi topik perbincangan. Menghangat seiring dengan beberapa peristiwa yang dikaitkan dengan penipuan perbankan, penipuan uang dalam jumlah besar, juga hilangnya seseorang yang konon dicuci otaknya. Konsultan hypnotherapy Dewi Yogo Pratomo mengatakan ada beberapa jenis metode hipnotis yang sering digunakan saat ini.

  1. Hypnosis: yakni mengantarkan orang dalam kondisi setengah tidur dan setengah sadar. Namun, pada kondisi ini, indra pendengaran masih bekerja. Dia akan mendengar segala sesuatu yang dikatakan oleh terapisnya. Tetapi, dalam jenis ini, orang yang dihipnotis tidak tidur. Dia akan diantarkan dalam kondisi yang rileks untuk disugesti.
  2. Stage hypnotists: jenis hipnotis untuk pertunjukan. Biasanya jenis ini banyak dipakai untuk hiburan. Jenis ini tidak mampu menancapkan sugesti karena dilakukan dalam hitungan menit.
  3. Covered hypnotists: jenis ini mensugesti atau menghipnotis seseorang dengan pendekatan verbal, membanjiri seseorang dengan berbagai informasi secara bersamaan, sehingga korbannya terlena. Hal ini terjadi contohnya ketika kasus perampokan beberapa toko oleh beberapa orang asing dengan cara menghipnotis pelayan tokonya.
  4. Subliminal hypnotists: merujuk pada jenis hipnotis dengan menanamkan isu atau pesan atau “isme” tertentu dengan cara tertentu. Cara ini dipakai untuk “membujuk” seseorang atau memaksa seseorang di bawah pengaruhnya. Jenis ini tidak dipakai dalam analis kesehatan maupun psikologi
  5. Investigative hypnotists: dipakai untuk mencari atau mendapatkan informasi untuk kepentingan investigasi.
  6. Massal hypnotists: dipakai secara massal untuk memberikan manfaat yang lebih positif kepada sekelompok orang, misalnya untuk kesehatan, meningkatkan percaya diri, tidak sakit saat melahirkan, dan sebagainya.

Dewi menegaskan, hipnotis merupakan ilmu yang bisa dipelajari, ilmiah, dan sangat sistematis. Unsur utama dari hipnotis adalah kerelaan dan kemauan dari orang yang akan dihipnotis. Menurut dia, hipnotis tidak sama dengan gendam, yang dipelajari dengan menggunakan ilmu klenik. DIAN YULIASTUTI


Sisi Positif Hipnotis

Belakangan ini, hipnotis sering dikaitkan dengan hal-hal negatif ataupun unsur magis. Padahal hipnotis mengandung sisi positif, yang merupakan bagian dari ilmu kedokteran. Sejak 1700, secara ilmiah hipnotis digunakan oleh dokter Anton Mesmer asal Rusia. Berikut ini manfaat dan kegunaan hipnotis bagi aspek kesehatan dan kejiwaan.

  1. Hipnotis kian banyak digunakan untuk keperluan sengaja atau untuk kesehatan, misalnya menghipnotis agar bisa meringankan rasa sakit.
  2. Pada orang sehat dikenal istilah hipnotis promotif atau hipnotis optimistik, yaitu hipnotis yang digunakan untuk memotivasi atau membangun kepercayaan diri seseorang. Misalnya pada anak-anak yang akan mengikuti ujian dengan menggunakan afirmasi kata-kata “kamu sehat” atau “kamu pintar”, dan sebagainya.
  3. Hipnotis ini untuk orang sehat yang akan menghadapi sesuatu, seperti menikah dibekali hipnotis pikiran positif.
  4. Hipnotis bagi pasien atau penderita kanker dan dianggap mampu menjinakkan kanker. Dengan cara menghipnotis supaya sel-sel darah putih antibakteri dan antivirus di dalam tubuh meningkat jumlahnya, sehingga tidak mudah terkena kanker.
  5. Untuk membantu kelancaran melahirkan pun bisa memanfaatkan hipnotis, yaitu hypnobirthing. Program hypnobirthing yang dilakukan selama kehamilan dapat membuat si ibu tenang saat persalinan.
  6. Hipnotis yang berfungsi menyembuhkan dan menyehatkan gangguan yang bersifat fungsional, seperti tekanan darah atau kadar kolesterol naik-turun.
  7. Bagi pasien yang terkena gangguan emosional atau psikosomatik, seperti sakit maag. Gangguan ini sebenarnya terletak pada jiwa, tapi menjalar ke badan atau fisik.
  8. Hipnotis untuk pendidikan berfungsi meningkatkan konsentrasi, daya tangkap, dan daya ingat.
  9. Sering dipakai untuk gigi atau hipnodonsi terutama untuk anestesi atau mengurangi rasa nyeri.
  10. Biasa dipakai untuk mengurangi berat badan atau hypnoslimming.
Advertisements

About Andio HP Saade

Blog ini kupersembahkan untuk semua saudara, teman, kerabat dan keluarga tentunya my bigboy is Bilal Andi Ramadhan View all posts by Andio HP Saade

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: